Ketika SMS, Email, telepon, kunjungan itu tidak dibalas…

Ketika itu diawali dengan sebuah kunjungan di rumah pak de saya bersama adik-adik dan bapak ibu. Ternyata ketika sampai disana kami tidak bertemu dengan mereka karena semua orang disana sedang bepergian. Kata Yu, yang menjaga rumah, mereka pergi ke Solo. Kami titip pesan supaya disampaikan kami datang berkunjung. Jam berganti hari dan berganti  minggu sampai bulan dan tahun, dan kedatangan kami waktu itu tidak dikonfirmasi. Tidak ada telepon dan SMS yang ngaruhke apa benar kami kesana, atau tidak ada kunjungan balasan. Hal seperti ini selalu terjadi berulang kali..dan kami akhirnya mencoba memaklumi, bahkan ketika suatu ketika adik saya mengkonfrotir hal tersebut saja akhirnya kami tetap mencoba memaklumi

Lain kali peristiwa justru belum lama terjadi yaitu baru saja kemarin terjadi, ketika saya info saya tidak masuk kerja karena sakit lewat sms kepada salah seorang teman kantor, saya agak kecewa karena sms saya tidak dibalas. Padahal saya hanya mengharapkan jawaban “OK”. Kata “OK” kadang menjadi kebiasaan saya, karena itu tandanya saya telah mengkonfirmasi saya telah menerima sms seseorang yang meminta ijin, memberi tahu sesuatu, atau mengabarkan sesuatu. Saya juga pernah mengalami hal seperti ini dengan salah seorang staff dari lembaga donor saya dan  atasan saya. Pada hal yang saya kirimkan info tersebut adalah sebuah attachment email yang dia minta, sms info yang dia minta, dan segala info yang saya provide karena dia minta. Hal yang kurang sama pernah terjadi ketika kita menelfon, dan tidak diangkat, lalu orang tersebut tidak mengkonfirmasi  ‘miscal’ saya.

Kembali saya melakukan suatu riset pribadi, melakukan perjalanan observasi dengan kebiasaan-kebiasaan orang, dan mereka-reka sejarah masa lalu orang-orang tersebut dengan pendidikan orang tua-orang tua mereka, guru-guru mereka, bos-bos mereka, atau orang-orang yang mempengaruhi perjalanan hidup mereka dimasa lalu.

Tidak ada pelajaran mengkonfirmasi sms itu wajib, ngaruhke kedatangan tamu itu sunnah, mengkonfirmasi kiriman email,  atau mengkonfirmasi mis cal dari orang yang kita kenal. Semua itu dasar dari etika agama atau bahkan etika kehidupan sekuler sekalipun. Karena mengkonfirmasi dan membalas komunikasi orang lain itu adalah esensi nilai hubungan antara manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s